Berdasarkan
Wikipedia, Social Media adalah information content created by people using
highly accessible and scalable publishing technologies. Artinya sebagai
realisasi konsep web, media yang kontennya diciptakan oleh masyarakat umum
(User) dengan dukungan teknologi. Bentuk fisik dari social media: blog,
microblog, social networking site, photo sharing, video sharing, dll.
Blog salah
satu konten website, website adalah sekumpulan halaman yang tersedia di
internet yang terhubung dengan halaman lain (linked). Website terdiri dari
blog, clog self hosting & domain, dan script (mendesain sendiri).
Blog merupakan
kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger
pada bulan Desember 1997. Jorn Barger
menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu
diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka
anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.
Secara garis
besar, Weblog dapat dirangkum sebagai kumpulan website pribadi yang
memungkinkan para pembuatnya menampilkan berbagai jenis isi pada web dengan
mudah, seperti karya tulis, kumpulan link internet, dokumen-dokumen (file-file
Word,PDF,dll), gambar ataupun multimedia. Para pembuat blog dinamakan
Blogger.
Calon
jurnalis online harus terampil dalam mengolah blog, alasannya karena dari
tulisan yang ia posting dalam blognya bisa menjadi sebuah berita. Kita bisa
mengetahui, minat dan bakatnya, dari cara dia menulis di ranah media online
melalui blognya. Seberapa sering dia memposting tulisannya lewat blog, dan apa
tulisan itu bisa dikategorikan sebagai berita online atau tidak.
Selain dari
tulisan, nge-blog bagi calon jurnalis
online juga mempunyai arti bisa mengotak-ngatik tampilan blognya, termasuk
didalamnya mengedit foto, dan video dalam blog agar terlihat menarik, clean and fast loading maksudnya sat
oranglain akan mengunjungi web atau blog kita tentunya blog kita harus bersih
dari hal-hal yang mengganggu dan tidak penting (clean), sedangkan fast
maksudnya cepat dalam mengakses log kita ,
dan bermanfaat serta menginspirasi orang banyak.
Blogging
menjadi top nine skill jurnalis
online, karena blogging sangat penting dalam kehidupan jurnalis online.
Contohnya, jika jurnalis media massa mendapatkan sebuah berita kontroversial
yang tidak sesuai dengan ideologi media atau pengiklan, maka berita itu sudah
pasti tidak akan di muat atau di tayangkan oleh media itu. Jalan lain
adalah menulisnya di blog pribadi.
Fungsi blog
bagi jurnalis online, selain sebagai curhat pribadi berbentuk tulisan, jurnalis
bisa menceritakan berita yang tidak di muat dalam media massa tempat dia
bernaung, dan menceritakan pengalaman-pengalaman pribadi dalam berbagai bentuk
seperti, foto, audio, dan video jurnalistik kepada orang banyak.
Ingatlah,
berita yang disajikan dalam blog harus menarik dan langsung pada intinya,
karena berita dalam media online bersifat untuk dipindai bukan untuk dibaca.
Bahasa yang konvensional biasanya disukai oleh khalayak pembaca online.
Meskipun
jurnalistik online masih berkembang di dunia kejurnalistikan, dengan khalayak
yang tersebar dimanapun melalui jaringan internet, mereka bisa berkomunikasi
satu sama lain. Karakteristik khalayak media online yang heterogen, salah satu
cirinya adalah uses and gratifications,
jadi mereka memilih media online yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan hanya
yang memberikan manfaat saja yang akan mereka pilih.
Tidak lupa
kode etik jurnalistik jangan dilupakan meskipun kita menulis di media online,
bebas tetapi bertanggungjawab. (Dita F.
Alverina/18/02/2014)
Tugas Kuliah Jurnalistik Online
Dita Fitri Alverina (1211405039)
Ilmu Komunikasi Jurnalistik Semester 6-A
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Tugas Kuliah Jurnalistik Online
Dita Fitri Alverina (1211405039)
Ilmu Komunikasi Jurnalistik Semester 6-A
UIN Sunan Gunung Djati Bandung


Posting Komentar